Susi Similikti

Rabu, 24 Agustus 2016

Istri Tukul Arwana Meninggal

Susi Similikiti Pergi Tanpa Pesan untuk Tukul

 


Presenter 'Bukan Empat Mata' itu hanya bisa mengucapkan maaf dan terima kasih selama wawancara. Ia kemudian bergegas meningglkan pemakaman.
"Kita hidup saling berterima kasih. Kalau ada kekurangan sejak awal pemakaman sampai akhir, saya mohon maaf. Mohon maaf, terima kasih untuk semua yang memberi support kepada keluarga kami," tuturnya.
"Mohon maaf, terima kasih untuk semua yang memberi support kepada keluarga kami. Pokoknya kalau ada sesuatu yang kurang dari istri saya, nanti bisa hubungi ke kami atau ke Pak RT," tambah Tukul sambil meneteskan air mata.
Sekitar pukul 09.20 WIB, jenazah Susi tiba menggunakan ambulans, beserta rombongan dari keluarga serta kerabat terdekat.
Setibanya di pemakaman, jenazah sempet menunggu beberapa menit di dalam ambulans, lantaran liang lahat masih disiapkan.
Ketika jasad Susi mulai diletakkan di bibir liang lahat, Tukul memilih menjauh. Selama proses pemakaman berlangsung, Tukul justru memilih menepi di dekat sebuah tenda kecil.
Tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulut Tukul selama proses pemakanan berlangsung. Sesekali ia tertunduk dan hanya membisu.

Saat beberapa orang menyalaminya untuk mengungkapkan rasa belasungkawa, tatapan mata Tukul tampak kosong. Tampak jelas ia terpukul dengan kepergian sang istri.
Susiana mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 18.00 WIB, di Rumah Sakit Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Jenazah sempat disemayamkan di rumah duka di Jalan H Jian No 22, Cipete, Kebayoran Baru.
Rencana Ulang Tahun
Susi sempat melontarkan wacana mengenai perayaan ulang tahunnya. Hal itu dituturkan Ari, pengurus maintenance rumah Tukul.
Bermula dari pesta ulang tahun putrinya, Novita Eka Afriana yang digelar pada Minggu (21/8/2016), Susi bersama Tukul dan seluruh anggota keluarga serta kerabat dekat, menghadiri acara tersebut.
Kemudian, keesokan paginya, Senin (22/8), Susi berbincang bersama Ari.
Sembari mengingat kemeriahan pesta ulang tahun putri tercintanya, Susi berangan-angan pula terkait seperti apa perayaan ulang tahunnya yang akan jatuh pada 6 September 2016 mendatang.
"Iya, (Susi) pernah ngomong sama saya. Ngobrol-ngobrol aja, wacana. Katanya, 'Pengen ulang tahun seperti apa, ya? Apa di kebun, apa di pantai?' beber Ari menirukan ucapan Susi kala itu.
"Itu ngomongnya pas habis Vita ulang tahun. Besok paginya," lanjut Ari.

Menang Beruntun

Selasa, 23 Agustus 2016

Menang Beruntun Demi Patahkan Ulasan Media 

 PERSIB mampu memetik kemenangan beruntun diakui Djadjang Nurdjaman tak lepas dari ulasan media terkait penampilan Maung Bandung selama TSC 2016 Presented by Indosat Ooredoo. Ia merasa berkewajiban mematahkan apa yang telah ditulis media tersebut.

"Jujur saya terlecut dengan ulasan media di online atau apa itu, karena media menyebut bahwa belum pernah menang beruntun habis menang kalah draw," kata Djadjang, Selasa 23 Agustus 2016.

Apa yang ditulis media memang ada benarnya. Faktanya, sebelum memetik kemenangan beruntun saat melawan PS TNI lalu, kemenangan 3-0 yang juga merupakan terbesar sejauh ini, PERSIB memang tampil inkonsisten. Kemenangan sebelumnya selalu bertahan hanya satu laga. Pada laga berikutnya, Maung Bandung hanya meraih hasil imbang bahkan kalah.

Djadjang mengakui apa yang dibacanya di Media itu tidak dikonsumsi sendiri, ia menyampaikannya pula kepada pemain. Dia menginginkan pemain pun punya rasa yang sama untuk bangkit dan membuktikan jika PERSIB mampu menang beruntun.

"Saya coba sampaikan kepada pemain, 'nggak enak dibilang begitu', dan kita menang. Selanjutnya kita juga ingin menang lawan Arema," pungkasnya tegas. ***

Jadwal Pertandingan

Senin, 22 Agustus 2016


17 Des 2016Arema Cronus vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Kanjuruhan
Live
19:00 WIB

09 Des 2016 Persib Bandung vs PS TNI TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
Not Live
21:00 WIB
04 Des 2016 Barito Putera vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion 17 Mei
Not Live
19:00 WIB
30 Nov 2016 Persib Bandung vs Perseru Serui TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
Live
19:00 WIB
26 Nov 2016 Persela Lamongan vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Surajaya
Live
19:00 WIB
19 Nov 2016 Persib Bandung vs Semen Padang TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
Live
19:00 WIB

12 Nov 2016 Persib Bandung vs Persipura Jayapura TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
19:00 WIB

05 Nov 2016 Persija Jakarta vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Manahan Solo
19:00 WIB

29 Okt 2016 PSM Makassar vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Andi Mattalatta
19:00 WIB

22 Okt 2016 Persib Bandung vs Gresik United TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
19:00 WIB

16 Okt 2016 Mitra Kukar vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Aji Imbut
19:00 WIB

12 Okt 2016 Persib Bandung vs Bhayangkara SU TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
19:00 WIB

08 Okt 2016 Madura United vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Gelora Bangkalan
19:00 WIB

01 Okt 2016 Persib Bandung vs Persiba Balikpapan TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
19:00 WIB

18 Sep 2016 Bali United vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Kapten I Wayan Dipta
19:00 WIB

10 Sep 2016 Sriwijaya FC vs Persib Bandung TSC 2016 Stadion Jakabaring
19:00 WIB

03 Sep 2016 Persib Bandung vs Pusamania Borneo FC TSC 2016 Stadion Si Jalak Harupat
19:00 WIB

27 Agu 2016 Persib Bandung vs Arema Cronus TSC 2016 Stadion Gelora Bandung Lautan Api 
Live SCTV
19:00 WI
 

Penampilan Rahmad

Penampilan Rachmad? Djanur: Menjanjikan! 


 Rachmad Hidayat memberi kesan pertama yang positif kepada Djadjang Nurdjaman. Sang pelatih Maung Bandung itu menilai bahwa Rachmad memberikan penampilan yang cukup menjanjikan.

Pertandingan melawan PS TNI di Stadion Pakansari, Minggu (21/08/2016) semalam adalah penampilan Rachmad yang kedua bersama PERSIB selama TSC 2016 Presented by Indosat Ooredoo. Sebelumnya ia sempat diturunkan dalam laga melawan Bhayangkara Surabaya United.

Namun, penampilannya semalam adalah kali pertama dengan pantauan dan instruksi langsung Djadjang dari tepi lapangan."Cukup menjanjikan. Rachmad sempat mengancam dan tidak kehilangan bola. Cukup bagus untuk ukuran main sekitar tujuh menit," ujar sang pelatih terkait performa Rachmat dalam laga yang dimenangkan PERSIB 3-0 itu.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa diturunkannya Rachmad untuk menggantikan Zulham Zamrun di menit ke-83 itu tak lepas dari apa yang ditunjukkan gelandang kelahiran Medan 25 tahun silam itu selama latihan.

"Saya selalu obyektif memainkan pemain sesuai dengan hasil latihan. Saya melihat Rahmad dan David Laly menunjukkan progres dalam latihan," tambah pelatih yang karib disapa Djanur tersebut.

Meski minim menit bermain, Rachmad sendiri juga dipandang punya potensi oleh Alfred Riedl. Hal itu terbukti dari dipanggilnya ia dalam proses seleksi pemain tim nasional Indonesia untuk AFF 2016. ***

Kuasi Tempo

Kuasai Tempo yang Buat PERSIB Menang 


 Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman senang pemainnya dapat tampil maksimal pada laga pekan ke-16 Presented by Indosat Ooredoo. Sebanyak tiga gol tanpa balas yang dicetak PERSIB ke gawang PS. TNI adalah hasil dari kedisiplinan pemainnya.

Menurut Djadjang, anak asuhnya mampu memainkan tempo permainan dan tidak terbawa oleh karakter bermain cepat PS. TNI. Itu yang dinilai Djadjang menjadi salah satu keberhasilannya juga dalam meraih tiga poin di Stadion Pakansari, Kab. Bogor.

"Memetik tiga angka dengan skor tiga gol tanpa balas, ini harus kita syukuri. Malam ini permainan enak dilihat saling jual beli serangan, tapi kita bisa memainkan tempo permainan," kata Djadjang usai laga, Minggu (21/08/2016).

Tapi, Djadjang menegaskan, skor telak yang diraih oleh Maung Bandung bukan didapat dengan mudah. Sebab, PS. TNI juga tampil maksimal dengan gaya bermain cepat dan ngotot.

"Saya apresiasi juga permainan PS. TNI yang mampu meladeni permainan kami. Tapi, kami lebih efektif dengan ritme permainan," ucapnya. ***

Komentar Jajang

Minggu, 21 Agustus 2016

 

Menang Karena Main Sesuai Skema 

Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman, menilai anak asuhnya tampil sangat baik pada laga pekan ke-15 TSC 2016 Presented by Indosat Ooredoo kontra Barito Putera. Kemenangan 2-0 yang diraih timnya adalah buah dari kerja keras pemain dan strategi yang dijalankan dengan baik.

Djadjang pun menyampaikan rasa syukur atas kemenangan timnya itu. Apalagi timnya dapat bangkit usai kalah dari Perseru Serui pada laga sebelumnya. Tim mampu menunjukan semangat bermain dan bangkit dari keterpurukan.

"Selamat kepada pemain bisa meraih tiga poin dengan skor 2-0 atas Barito. Selamat kepada pemain karena selain menang mampu menampilkan permainan yang sesuai skema dan main bagus saat ini," kata Djadjang di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/08/2016) malam.

Usaha pemain juga tidak mudah karena lawannya tampil baik juga. Barito sejak menit awal sudah melakukan serangan dengan intensitas tinggi, jual beli serangan pun dinilai oleh Djadjang menjadikan laga menjadi seru.

"Saya juga apresiasi permainan Barito, dari awal sudah saya prediksi jika mereka akan memberi perlawanan. Tapi saya senang, karena pertandingan berjalan seru," tutupnya. ***

Seputar Persib

Sabtu, 13 Agustus 2016





 

Menang Karena Main Sesuai Skema 

Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman, menilai anak asuhnya tampil sangat baik pada laga pekan ke-15 TSC 2016 Presented by Indosat Ooredoo kontra Barito Putera. Kemenangan 2-0 yang diraih timnya adalah buah dari kerja keras pemain dan strategi yang dijalankan dengan baik.

Djadjang pun menyampaikan rasa syukur atas kemenangan timnya itu. Apalagi timnya dapat bangkit usai kalah dari Perseru Serui pada laga sebelumnya. Tim mampu menunjukan semangat bermain dan bangkit dari keterpurukan.

"Selamat kepada pemain bisa meraih tiga poin dengan skor 2-0 atas Barito. Selamat kepada pemain karena selain menang mampu menampilkan permainan yang sesuai skema dan main bagus saat ini," kata Djadjang di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/08/2016) malam.

Usaha pemain juga tidak mudah karena lawannya tampil baik juga. Barito sejak menit awal sudah melakukan serangan dengan intensitas tinggi, jual beli serangan pun dinilai oleh Djadjang menjadikan laga menjadi seru.

"Saya juga apresiasi permainan Barito, dari awal sudah saya prediksi jika mereka akan memberi perlawanan. Tapi saya senang, karena pertandingan berjalan seru," tutupnya. ***

 

PERSIB Resmi Lepas Belencoso

Manajemen PT. PERSIB Bandung Bermartabat (PT PBB) dengan ini mengumumkan bahwa kerja sama dengan Juan Carlos Belencoso telah berakhir. Striker asal Spanyol tersebut resmi dilepas PERSIB.

Kedua pihak sama-sama sepakat bahwa ini adalah jalan terbaik demi kebaikan bersama, baik PERSIB secara klub, dan Belencoso secara karir profesionalnya.

PT PBB dengan ini juga menyampaikan rasa terimakasih atas kinerja yang ditampilkan Belencoso selama ini. Terutama dalam mengantarkan Maung Bandung menuju final turnamen Piala Bhayangkara 2016 lalu, serta profesionalisme yang ditunjukkannya selama TSC 2016 presented by Indosat Ooredoo.

Selamat jalan kami ucapkan kepada Belencoso yang akan pulang kembali ke Spanyol pada Senin (14/08/2016) dini hari nanti. Semoga kita sama-sama menuai kesuksesan di hari depan.

Jadi Penyelamat PERSIB U-21, Pian Bersyukur 


 Tampil sebagai penyelamat PERSIB U-21, sangat disyukuri oleh Pian Hadiansyah. Ia mengaku tak memiliki firasat apapun dalam mencetak gol tersebut.

Pemain yang berposisi sebagai bek tersebut memusnahkan kemenangan Bhayangkara Surabaya United U-21 yang sudah di depan mata. Memanfaatkan umpan yang dilepaskan Febri Haryadi dari sisi kanan, sundulan Pian membuat Maung Ngora selamat dari kekalahan dan hanya tertahan 1-1.

"Pertandingan tadi cukup keras, dan kita dapat poin satu. Tapi Alhamdulillah saya bisa cetak, dan tim terhindar dari kekalahan," ujar Pian usai pertandingan perdana ISC U-21 yag berlangsung di Stadion Arcamanik, Bandung, Sabtu (13/08/2016).

Ditanya soal firasat mencetak gol pada pertandingan sore tadi. Pian mengaku tidak mempunyai firasat atau niat untuk mencetak gol. Ia menjelaskan, gol nya tersebut buah dari kerja kerasnya untuk menebus kesalahannya pada babak peratama.

"Firasat cetak gol sih tidak ada, tadi saya cuma balas kesalahan di babak pertama. Gol mereka juga kan salah satu kesalahan pemain belakang," tegasnya.
Sampai pekan ke-14 TSC 2016 Presented by Indosat Oredoo, striker PERSIB, Sergio van Djik masih sangat minim dalam urusan mencetak gol. Namun baginya, kemenangan tim lebih penting saat ini.


Sejauh ini, Sergio baru mencetak satu gol, itu pun melalui titik putih. Berbeda dengan musim pertamanya bersama PERSIB 2013 lalu, Sergio moncer dan mampu menjadi mesin gol Maung Bandung. Bahkan ia menempati posisi atas assist bersama M. Ridwan saat itu. Namun, sekarang, selain minim gol, striker naturalisasi asal Belanda ini, minim juga dalam urusan asisst.

Pemain bernomor punggung 33 ini pun mengaku, terus berusaha untuk melaksanakan tugasnya sebagai striker. "Saya tetap termotivasi untuk cetak gol. Tapi yang penting tim menang dan dapat poin, itu yang penting dari pada saya cetak gol," kata Sergio.

Melihat lawannya pada pekan ke-15 nanti, Barito Putera, Sergio memastikan akan bekerja lebih keras di  di Stadion Pakansari, Sabtu 13 Agustus ini. Dia pun mengharapkan usahanya selama ini pada sesi latihan dapat berbuah manis.

"Saya mau kerja keras untuk bisa cetak gol termasuk lawan Barito juga. Kita fokus ke tim kita, saya percaya kalau main bagus pasti bisa menang lawan semua tim," tutupnya. ***




Maung Ngora Sementara Tertinggal dari Bhayangkara 


PERSIB U-21 sementara harus tertinggal 0-1 dari tamunya Bhayangkara Surabaya United pada babak pertama partai pembuka ISC U-21 2016 di Stadion Arcamanik, Sabtu (13/08/2016).

Satu gol Bhayangkara U-21 tersebut di cetak oleh Safrizal Harahap pada penghujung babak pertama tepatnya pada menit 45. Tendangan jaral jarak jauhnya tak mampu diantisipasi penjaga gawang Maung Ngora, Sidik Permana.

Sejak kick off babak pertama dimulai, anak asuhan Yusuf Eko Dono langsung mengambil inisiatif penyerangan. Meski begitu Maung Ngora mampu memberikan perlawanan.

PERSIB U-21 sempat mendapatkan peluang emas dan sebenarnya bisa membuka keunggulan terlebih dahulu ketika Febri Haryadi sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang pada menit 3. Namun tendangannya masih bisa di blok dan hanya berakhir menjadi tendangan pojok.

Rapatnya barisan pertahanan Bhayangkara U-21 menjadi kendala bagi lini depan PERSIB untuk mencetak gol di sepanjang babak pertama ini.

Namun begitu PERSIB U-21 masihlah mampu mendominasi permainan, tercatat ada lima peluang yang di dapatkan anak asuh Budiman ini. Sebuah catatan yang harus ditingkatkan mejadi gol di babak kedua.
 

Jiwa anak

 
Bermain Gitar Membentuk Rangsangan Jiwa Anak
Jumat, 12 Agustus 2016 14:56 WIB
 
Mendengarkan lagu anak adalah bagian dari pembentuk rangsangan jiwa pada diri anak. Anak-anak adalah suatu fase umur yang sangat membutuhkan rangsangan-rangsangan positif dalam berbagai hal, salah satunya adalah lagu. Saat ini keberadaan lagu anak-anak di Indonesia semakin hari semakin langka. Hal ini bukanlah hal yang sepele, karena tanpa adanya lagu anak yang biasanya sarat akan pesan moral itu, anak-anak Indonesia akan lebih sering mendengarkan lagu-lagu orang dewasa yang tentunya sangat tidak sesuai dengan usia anak-anak. Maka dari itu pengawasan orang tua adalah yang paling utama, jangan sampai sang buah hati salah mendengarkan lagu. Model : Bintang Nararya (Usia 5 Tahun) dan Asha Madina (Usia 3 Tahun) TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka
 
 

Pedidikan

Program Pendidikan Selalu Berganti Setiap Pergantian Menteri


Permasalahan di dunia pendidikan masih terus terjadi dengan segala problematika.
Apabila persoalan-persoalan dalam dunia pendidikan tidak diselesaikan maka murid yang akan menjadi korban.
Mantan juru bicara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ibnu Hamad mengatakan, persoalan-persoalan yang terjadi dalam dunia pendidikan terjadi karena tidak adanya kelanjutan program yang dijalankan.
Dikatakannya, program pendidikan selalu berganti setiap ada pergantian menteri.
"‎Yang tidak ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah kontinuitas. Ganti menteri selalu ganti kebijakan," kata Ibnu dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2016).
‎Menurut Ibnu, dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belum ada grand desain terkait kebijakan untuk memajukan pendidikan Indonesia.
Padahal menurutnya sudah ada delapan standar pendidikan nasional yang menjadi acuan untuk memajukan pendidikan di Indonesia.
‎Delapan standar pendidikan tersebut adalah: standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidikan dan tenaga pendidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, standar penilaian pendidikan.
‎"Misalnya standar sarana dan prasarana, itu banyak yang belum teerpenuhi. Apakah sekolah sudah memenuhi standar minimum? Masih ada satu ruang kelas dibagi dua dengan kelas lainnya," ujarnya.
Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Johnson Simanjuntak
Tags
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jumat, 12 Agustus 2016

 

Tips Memilih Karpet untuk Kamar Bayi Agar si Kecil Nyaman Beraktivitas

 Tips ini mesti Anda ketahui untuk memilih karpet bagi kamar bayi yang tepat.
Bagi Anda yang memiliki bayi di rumah, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika membangun kamar untuknya.
Salah satu yang harus diperhatikan adalah karpet. Beberapa hal yang masuk pertimbangan adalah pola karpet, bahan karpet serta ukurannya.
Mungkin selama ini Anda tak berpikir dua kali tiap memilih dan membeli karpet untuk kamar bayi Anda sehingga seringkali kekecewaan menghinggapi Anda.
Bisa karena tidak cocok dengan kamarnya atau mungkin karena memiliki kekurangan di sana-sini.
Pertimbangkan hal-hal penting dan selalu berpikiran terbuka dalam menerima ide-ide dan saran. Berikut 3 tips dalam memilih karpet untuk kamar bayi yang dapat menjadi pertimbangan.
Area karpet di kamar bayi harus menjadi salah satu pusat perhatian dari ruangan.

Kalender

Masehi HijriyahPerhitungan pada sistem konversi Masehi – Hijriah ini memungkinkan terjadi selisih H-1 atau H+1 dari tanggal seharusnya untuk tanggal Hijriyah